Recent twitter entries...

Holiday Edition : Kuala Lumpur, Day 3

0
Hari ketiga liburan udah di Kuala Lumpur. Kami keluar pagi-pagi dari apartemen mba Riko, lumayan ngirit nih numpang hwehwehwe,..naik KTM Komuter menuju Central Market. Biasalah yang mau shopping-shopping dan beli oleh-oleh. Yang banyak shopping sih temen saya, saya kan sukanya foto-foto . Rekomen juga sih beli oleh-oleh disini. Murah-murah.

Photobucket

Selanjutnya masih putar-putar area pertokoan di sekitar Lebuh Pasar Besar. Saya sih masih asyik dengan kamera. Setiap ada yang menarik perhatian mata saya, langsung saya jepret. Lumayan panas nih Kuala Lumpur ( KL ), beda banget sama Penang yang seharian mendung atau gerimis. Bawaanya haus mulu di KL. Saya juga sempet mampir ke Masjid Jamek walau hanya foto-foto.


Photobucket

Photobucket

Photobucket

Setelah belanja belenji, kita menuju The Petronas Twin Tower dan KLCC Park. Ga salah lagi, yang dituju tetep tempat belanja. Nih orang-orang pada demen banget ya belanja…ckckckck, nyetak duit sendiri yaa..??

Yuk ahh,,keluar dulu, ada yang menarik soalnya di KLCC,.. ada taman dan air mancur,,,hihhi, norak yaa. Padahal di Jakarta juga banyak kaleeee. Tapi yang ini beda. Soalnya background nya Menara Petronas . Okelah, mari kita berpose,.. jepret!

Photobucket

Sampe malam nih di KLCC,.. sekalian aja cari makan biar pulang bisa langsung istirahat. Kasihan juga Yuli udah masakin buat kita-kita,…. Menunya ga jauh-jauh dari masakan India, nasi lemak

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Perjalanan hari pertama di Kuala Lumpur ga jauh-jauh dari shopping. So,.. ga banyak tuh kamera disiksa,..hehehehe… Udah dulu yaa,,waktunya istirahat nih, besok harus ada energi banyak buat jalan-jalan lagi.







Holiday Edition : Around Penang, Day 2

0
Aloow,..ketemu lagii

Perjalanan hari kedua di Kota Penang diawali dengan hujan ,,. Gerimis.. ditunggu-tunggu ga reda juga, akhirnya kami keluar juga dari hotel. Kali ini kami ga ikut city tour lagi, walaupun masih banyak tempat yang belum kami kunjungi.
Menyusuri trotoar dan jalan-jalan sepanjang Penang. Tujuan pertama sarapan dulu, padahal baru sarapan di hotel tapi kurang nendang, terutama saya…hahaha..saya makannya banyak loohhh

Photobucket

Kami menemukan restaurant India di Penang Road. Cukuplah masuk nasi lemak, roti caney dan satu gelas teh susu kambing.

Yuks,,kita lanjutin lagi jalan-jalannya. Masih gerimis nih. Seta dan mba Riko jalan berdua, sementara saya menyendiri..maksutnya sih mo ngambil foto sepanjang perjalanan, tapi apa daya gerimis hujan gerimis hujan…sayang juga nih kamera.
Masuk pertokoan di sekitar Penang Road (lagi-lagi Penang Road
,.. di pasarnya, kalau saya sih cuma liat-liat,.. ga begitu tertarik , soalnya masih kalah bagus sama Tanah Abang (hehehehe,,, proud!!). Saya hanya cari souvenir ajah. Standarlah,.. gantungan kunci sama magnet kulkas

Photobucket

Kami memutuskan untuk naik Hop On Hop Off, lumayan puter-puter George Town gratis. Akhirnya kami turun di St. George’s Church. Di bangun antara 1817 dan 1818, merupakan Gereja Anglika ter tua di Asia Tenggara. Terus kami berpisah dengan mba Riko, dia memutuskan untuk ke Gurney Plaza,,shopping ni yeee… Sementara saya dan Seta melanjutkan jalan-jalan,.. yipiiieee

Photobucket


Kami mampir di Goddess of Mercy Temple sekedar foto-foto dan menelusuri Little India. Sayangnya hujan turun dengan derasnya, terpaksa kami masuk salah satu toko pakaian India, niatnya sih berteduh. Sambil liat-liat dagangan, siapa tau ada yang cocok. Untung yang punya toko baik mau menerima kami walau hanya berteduh.

Photobucket

Lama hujan ga reda-reda,,,walaupun masih gerimis kami lanjutkan untuk sholat di Kapitan Keling Mosque. Saya sih lagi off . Sementara Seta sholat, saya foto-foto dulu…gerimis cuiyy…, susah juga nih ambil gambarnya. Bawa payung, tripod, tas,.. harus dapet utuh gambarnya, sambil jongkok-jongkok deh,..duh kena gerimis juga

Photobucket


Perjalanan dilanjutkan menyusul mba Riko. Sayangnya kami salah bus. Turun lumayan jauh dari Gurney Plaza. Kalau saja tidak hujan perjalanan ini akan lebih menyenangkan. Berhujan-hujan ria kami menelusuri jalanan menuju Gurney Plaza…sepatu udah jelas basah!

Mba Riko sih enak,.. ga keujanan,..hihihi salah siapa coba ga pake teksi saja? Acara shopping tuh berdua, saya sih nemenin ajah … Seta masih penasaran dengan Batu Feringgi. Salah satu pantai terkenal di Pulau Penang. Kami memutuskan menggunakan teksi pulang pergi. Apa yang kami harapkan tidak sesuai dengan kenyataan. Menurut saya pantainya masih bagus di Indonesia. Memang sih pasir putih. Lagipula kami sudah sampai di sana waktu senja, mendung gerimis pula.
Akhirnya kami pulang lagi, hanya sebentar di Batu Feringgi. Kami memutuskan makan malam dulu sebelum ke hotel. Menurut kami, makan malam terakhir di Penang kali ini paling nikmat

Photobucket


Kami pun segera kembali ke hotel,..karena sudah booking bus menuju Kuala Lumpur jam 23.00 waktu Penang. So,.. malam itu juga kami meninggalkan Penang,.. dengan badan yang sangat letih. Selamat tinggal Penang sampai ketemu lagi di lain waktu..







Holiday edition : From Penang to KL with Love, Day 1

0
Hii..halo,,.
Ketemu lagi nih,, gimana kabar temen-temen..??
Waduhh,, mau posting liburan kemarin rasanya masih males, alhasil baru kali ini deh di buat..hehe,, jangan di tiru ya temen-temen,, sebisa mungkin kalo bisa dikerjakan sekarang juga tuh klo ada kerjaan.

Liburannya sih bulan Maret kemarin. Dari tanggal 25 sampai 29 Maret.
Tanggal 25 Maret pagi kami ( saya, Seta, mba Riko) mendarat di Pulau Penang, Malaysia. Cuacanya mendung. Bandaranya kecil, masih renovasi di sana sini. Kami langsung mengambil “Free Penang Traveller’s Map” sebagai panduan wisata yang banyak disediakan di bandara dan menuju penginapan menggunakan teksi ( taxi ).

Photobucket



Setelah bebenah di hotel, kami mulai jalan-jalan menyusuri jalanan di Kota Penang. Yang pertama di tuju adalah nasi kandar,. Banyak yang bilang wajib untuk dicicipi. Terletak di Penang Road. Tempatnya sih biasa aja, tapi rame. Banyak orang kantoran juga yang mampir makan di sana, kebetulan pas jam makan siang.

Kemudian kami menyusuri setiap trotoar dan pertokoan sepanjang Penang Road. Kalau saya sih lebih banyak jeprat jepret. Suasana di sepanjang jalan ga begitu ramai. Heran juga sih sama temen saya, di Jakarta mainnya ke mall, di Penang juga yg dituju mall *geleng-geleng kepala. Akhirnya kami memasuki salah satu mall di Penang Road.

Saat keluar mall, kami melihat ada agen city tour . Akhirnya kami memutuskan untuk ikut salah satu city tour, soalnya cuaca juga gerimis, saying aja kalau jalan-jalan sambil gerimisan. Pertama kami mengunjungi “Khoo Kongsi” di wilayah George Town. Di bangun 1906, merupakan kuil dari Klan Khoo Kongsi.

Photobucket

Tujuan berikutnya adalah City Hall. Di bangun tahun 1903. Merupakan markas besar dari dewan kota Pulau Penang. Kami hanya bisa berfoto ria di depan gedung tersebut. Di seberang ada Fort Cornwallis. Benteng ini di bangun ketika Kapten Francis Light pertama kali mendarat di Penang.

Photobucket

Photobucket

Dilanjut lagi menuju Wat Chayamangkalaram,yaitu Kuil Budha Thailand yang dibangun tahun 1845 di atas tanah yang diberikan oleh Ratu Victoria sebagai tanda itikad baik untuk Thailand. Kuil ini memiliki salah satu patung buddha terbesar di dunia yang berbaring, patung yang benar-benar berlapis emas dan ukuran 33 meter panjangnya.

Photobucket

Selanjutnya kami mengunjungi pengrajin perak, pengrajin white coffee dan madu. Sempat melihat juga pembuatan batik ala Malaysia. Tidak jauh berbeda dengan batik Indonesia. Hanya perbedaan corak. Kami meneruskan perjalanan mengunjungi Penang Botnic Garden. Kami keliling menggunakan kereta.

Photobucket

Photobucket

Sudah seharian keliling Kota Penang , akhirnya kita mencari makanan yang halal. Kami menemukan tempat makan halal di sekitar Gurney Plaza. Dan menutup hari ini dengan makan di Anjung Gurney.

Photobucket


Nah, kami harus hemat energi. Soalnya masih ada 4 hari lagi perjalanan wisata kami.
Selanjutnya dapat di simak pada kisah selanjutnya. See yaaa










Langit Musik

0
Allow,..ini liputan acara Konser Ulang Tahun Langit Musik yang diadakan oleh Telkomsel pada 19 Maret 2011. Seru nih acaranya, secara saya penikmat musik..

Acaranya dimulai pukul 17.10 WIB sampai 23.20 WIB. Banyak banget musisi yang terlibat ada 20 musisi.

Ada dua panggung : Zona Langit Musik I dan Zona Musik 2. Wah,.. dua duanya seru. Saya sampai bolak balik dari panggung satu ke panggung yang satunya.

Asyik-asyik deh musiknya. Aksi panggungnya juga. Ini foto yang saya ambil selama konser berlangsung.

Photobucket
-- Bottlesmoker --



Photobucket
-- Calvin Jeremy --

Photobucket
-- Calvin Jeremy --

Photobucket
-- DIDA --

Photobucket
-- DIDA --

Photobucket
-- DJ Tiara --

Photobucket
-- DJ Tiara --

Photobucket
-- Pure Saturday --

Photobucket
-- Pure Saturday --

Photobucket
-- RAN --

Photobucket
-- RAN --

Photobucket
-- The Banery --

Photobucket
-- The Tree and The Wild --

Photobucket
-- The Tree and The Wild --

Photobucket
-- Tika and The Dissidents --

Photobucket
-- Tika and The Dissidents --

Photobucket
-- TOR --

Photobucket
-- TOR --

Photobucket
-- White Shoes and The Couples Company --

Photobucket
-- White Shoes and The Couples Company --


Supermoon - 19 Maret 2011

0




Gambar diambil di Jakarta oleh Inais



Good Charlotte - March on (Acoustic)

0