Recent twitter entries...

Flag Football Indonesia

0
Photobucket


Flag football adalah salah satu variasi dari football.. Di Indonesia cabang olahraga ini bernaung di bawah Indonesian Flag Football Association ( IFFA ) yang saat ini adalah organisasi penyelenggara kegiatan flag football dan wadah pecinta football terbesar di Indonesia.

IFFA menyelenggarakan latihan dan pertandingan setiap Sabtu pagi (Saturday Morning Football) di Lapangan Hoki Senayan, yang dimulai sejak pukul 7 pagi hingga selesai (sekitar jam 12.00).

Flag football bisa dibilang sebagai futsalnya football.. Namun terdapat beberapa perbedaan antara flag football dengan football, hal yang paling mendasar adalah tackle yang digantikan dengan deflagging.. Pada pertandingan football, pembawa bola dinyatakan "down" dan play berhenti apabila defender berhasil mentackle pembawa bola hingga lutut atau tangannya menyentuh tanah.. Pada flag football, ball carrier dinyatakan "down" dan play berhenti apabila defender berhasil mencabut setidaknya satu flag yang terpasang di pinggang ball carrier..

Sabtu kemarin tgl 22 Januari saya sempat menonton latihan flag football di Senayan. Seru banget duelnya.. saya ga lupa mengabadikan momen tersebut. Hmm…sebagai pecinta sepakbola ternyata duel flag football ga kalah seru…Sayangnya bentar-bentar pertandingan berhenti karena defender berhasil mencabut flag yang terpasang di pinggang ball carrier..

Nah,..seperti biasa saya kasih liat liputannya niihh…


Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket













Liputan Perdana Liga Primer Indonesia 8 Januari 2011 di Solo

0
Liga Primer Indonesia ( LPI ) merupakan ajang sepakbola bergengsi yang diprakarsai oleh pengusaha Arifin Panigoro. LPI ini diharapkan dapat menunjukkan permainan sepakbola yang cantik tanpa adanya intrik dan politik. Permainan yang fair play, yang asyik untuk ditonton
Wah... senangnya bagi penggemar bola.

LPI berdiri dengan dana mandiri tanpa subsidi dari APBD daerah masing-masing. Masing-masing klub mendapatkan dana awal dari LPI sesuai dengan kebutuhan dan besarnya tim. Sepertinya kini LPI menjadi tandingan Indonesia Super League ( ISL ). Seruuu niih,...berarti supporternya pun akan terpecah,hhmmm....

Laga perdana LPI diselenggarakan pada tanggal 8 Januari 2010 di Stadion Manahan Solo. Saya pengeeen banget nonton pas pembukaan mengingat ini adalah momen kebangkitan persepakbolaan Indonesia. Dengan kondisi masih sakit batuk,..uhuk..uhuk,..uhuk..akhirnya saya mengambil keputusan untuk nonton pas pembukaan LPI. Huphaaa....!!!

Keputusan itu saya ambil mendadak,,,sore, sehari sebelum pertandingan. Kontan saya sibuk sendiri mempersiapkan segala sesuatunya untuk besok pagi.. Telpon sana sini dan siapkan perlengkapan photo ,,, ,,,hehe ga jauh-jauh dari foto yaaa...

Besoknya saya langsung ke Yogya karena ga dapet tiket ke Solo langsung, dadakan seehh hehe,.ketemuan sama temen juga, baru deh dari Yogya kita ke Solo. Waah, sampe di Stadion Manahan sudah ramai,..banyak banget supporternya. Pas nyampe di pintu gerbang langsung didatangi calo,,,tiket udah abis di loket mba..tinggal ini. Hmm,,jauh-jauh dari Jakarta ga dapet tiket kan ga lucu yaa temans, akhirnya saya beli juga walaupun saya dijanjiin akan meliput di area wartawan.

Ehh,,,ga lama kemudian hujan deress turun. Kita berteduh dulu. Saya tidak mengantisipasi hal yang satu ini, padahal Stadion Manahan tidak semuanya beratap dan tiket yang saya beli bukan di VIP,..habiss bokkk, kasihan temen saya nih

Kita pun cari tau cara untuk masuk ke VIP,.. Setelah mengamati dari tempat berteduh, teman saya dapat ide..dan kita pun berhasill..yaa berhasil masuk lewat pintu VIP.. horee.. akhirnya dapet posisi enak nihh..ga keujanan pula

Setelah kontak sama teman,,saya akhirnya berpisah dengan teman saya dan keluar stadion untuk pindah ke VIP sebelah,..tempatnya wartawan dan photografer..waahh senangnya saya bisa foto di tempat itu...terima kasih teman

Namanya pengen jadi photografer saya pun langsung jeprat jepret. Masih terus belajar seehh tapi pede aja. By the way setelah saya amati ternyata saya cewek sendiri yang ikutan jeprat jepret bareng wartawan en photografer..hihihi cuex ajalahh. Mungkin ga banyak ya cewek yang suka bola. Nahh..inilah hasil liputan saya selama laga perdana LPI kemarin,...


Photobucket
Stadion Manahan sesaat sebelum pertandingan dimulai


Photobucket
Jennifer Kurniawan dan Irfan's Mom


Photobucket
Darius Sinatrya


Photobucket
Bimbim dan disampingnya Ridho Slank


Photobucket
Dua kesebelasan Solo FC vs Persema


Photobucket
Tim Persema


Photobucket
Duel pemain Solo FC dan Persema

Photobucket
Aksi Irfan Bachdim


Photobucket
Perebutan bola antara Irfan Bachdim dengan pemain Solo FC


Photobucket
Duel maut Irfan Bachdim dengan pemain Solo FC


Photobucket
Sesaat Irfan akan membuat gol


Photobucket
Kim Kurniawan berebut bola


Photobucket
Duel Kim Kurniawan dengan pemain Solo FC


Photobucket
Pemain Persema


Photobucket
Irfan Bachdim dapat kartu kuning


Photobucket
Para supporter


Photobucket
Serius nih liatnya

Photobucket
Wajah kecewa dari supporter


Photobucket
Wajah kecewa dari supporter


Photobucket
Wajah kecewa dari supporter


Photobucket
Hasil pertandingan Solo FC vs Persema

Bagaimana,... tidak jelek kaaaannn hasil jepretan saya. Harap maklum yaa karena masih amatir. Semoga dengan terus belajar kemampuan foto saya semakin oke,..bukan begitu temans..??? Seperti pepatah bilang " Learning by doing " soo,..rajin-rajinlah menggunakan kamera anda untuk mendapatkan hasil yang semakin oke...hehe, kira-kira begitu yaaa..

Okelah,,saya hanya bisa berharap semoga persepakbolaan Indonesia semakin maju dan dapat meramaikan kancah Internasional.
See ya..


Suaka Margasatwa Muara Angke

0
Photobucket

Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA) adalah sebuah kawasan konservasi di wilayah hutan bakau (mangrove) di pesisir utara Jakarta. Secara administratif, kawasan ini termasuk wilayah Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Kotamadya Jakarta Utara. Kawasan yang berdampingan dengan Perumahan Pantai Indah Kapuk ini, hanya dibatasi Kali Angke dengan permukiman nelayan Muara Angke. Pada sisi utara SMMA, terdapat hutan lindung Angke-Kapuk yang berada di dalam wewenang Dinas Kehutanan DKI Jakarta. Berdasarkan SK Menteri Kehutanan dan Perkebunan No 097/Kpts-II/1998 ditetapkan sebagai Suaka Margasatwa Muara Angke dengan total luas 25,02 ha. ( Wikipedia ).

Kawasan SMMA mempunyai kurang lebih 31 jenis tumbuhan, 91 jenis burung, kelompok monyet kra dan berbagai spesies reptilia menjadi sangat penting untuk kelangsungan Kota Jakarta. Mengapa penting untuk kelangsungan Kota Jakarta?

Photobucket

Disadari atau tidak SMMA menjaga garis pantai agar tetap stabil, melindungi pantai dan tebing sungai , mencegah terjadinya erosi laut serta sebagai perangkap zat-zat pencemar dan limbah untuk wilayah Kota Jakarta. Hutan mangrove membantu kualitas air Kota Jakarta. Air yang masuk hutan mangrove melalui Kali Angke sebagian besar sudah terkontaminasi dan mengandung merkuri (Hg). Begitu masuk hutan mangrove air tersebut tersaring dan kadar merkuri (Hg) berkurang hingga 30%. Betapa hutan mangrove ini sangat berguna untuk kelangsungan hidup Kota Jakarta.

Vegatasi mangrove, seperti Rhizopora mucronata dapat menyerap 300 ppm Mn, 20 ppm Zn, 15 ppm Cu ( Darmiyati et all, 1995 ) serta daun Avicena marina terdapat akumulasi Pb = 15 ppm, Cd = 0,5 ppm, Ni = 2,4 ppm ( Saepulloh, 1995 ).

Pohon-pohon mangrove itu di antaranya adalah jenis-jenis bakau (Rhizophora mucronata, R. apiculata), api-api (Avicennia spp.), pidada (Sonneratia caseolaris), dan kayu buta-buta (Excoecaria agallocha). Beberapa jenis tumbuhan asosiasi bakau juga dapat ditemukan di kawasan ini seperti ketapang (Terminalia catappa) dan nipah (Nypa fruticans) – ( Wikipedia ). Pohon pidada yang ditanam di SMMA ini sudah ada sejak jaman Hindia Belanda. Umurnya mencapai ratusan tahun.


Photobucket

Selain jenis-jenis di atas, terdapat pula beberapa jenis pohon yang ditanam untuk reboisasi. Misalnya asam Jawa (Tamarindus indica), bintaro (Cerbera manghas), kormis (Acacia auriculiformis), nyamplung (Calophyllum inophyllum), tanjang (Bruguiera gymnorrhiza), dan waru laut (Hibiscus tiliaceus) – ( Wikipedia ).

Namun selain vegetasi asli hutan mangrove, ada beberapa tempat yang telah beralih fungsi akibat tingginya tingkat kerusakan hutan. Sebagian rawa yang terbuka ditumbuhi oleh rumput-rumputan, gelagah (Saccharum spontaneum) dan eceng gondok (Eichchornia crassipes).

Banyaknya eceng gondok yang bertebaran di rawa disebabkan limbah fosfat (PO3-) yang sangat berlebihan. Akibatnya, kualitas air di ekosistem air menjadi sangat menurun. Rendahnya konsentrasi oksigen terlarut, bahkan sampai batas nol, menyebabkan makhluk hidup air seperti ikan dan spesies lainnya tidak bisa tumbuh dengan baik sehingga akhirnya mati.

Hilangnya ikan dan hewan lainnya dalam mata rantai ekosistem air menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem air. Maka tidak mengherankan jika semakin sedikit spesies burung di SMMA. Burung tersebut bermigrasi mencari tempat yang sesuai dengan habitat dan mata rantai yang tersedia.


Photobucket


Adanya eceng gondok yang semakin meluas penyebarannya di SMMA akibat dari air sungai Kali Angke yang membawa banyak fosfat. Eceng gondok ini menjadi indikasi saat air laut menginterupsi ke hutan mangrove. Eceng gondok pun akan mengalami perubahan warna daun seperti terbakar. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini :


Photobucket





Wisata Jelajah ke Kota Taman Tertua di Jakarta

0

Haloo...

Kali ini saya mau cerita perjalanan bersama teman-teman dan Komunitas Historia Indonesia ( KHI ) Jelajah Kota Taman Tertua di Jakarta. Kemana saja..??

Mari saya kasih unjuk dimana kota taman tertua di Jakarta.

Pagi tanggal 28 November 2010 saya dan Komunitas Historia Indonesia ngumpul di Museum Joang ’45 di Jalan Raya Menteng 31, Jakarta Pusat. Gedung Joang ’45 adalah satu titik awal gerakan kaum pemuda yang akhirnya memaksa Soekarno dan Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. “Pemuda” identik dengan perjuangan kaum militan, tanpa harta apalagi ambisi pribadi dan hanya satu tujuan, hidup bermartabat atau paling tidak mati sebagai manusia merdeka.

Di Gedung Joang ’45 kita dapat menggali sejarah Indonesia beserta detail-detailnya. Koleksi Museum Joang ’45 diantaranya :
- foto-foto, poster, lukisan, minirama, patung tokoh, maket dan film perjuangan,
- memorabilia peninggalan para pejuang, berupa tanda jasa, perlengkapan perang, senjata dan mesin jahit serta celana panjang yang diyakini pernah dipakai Bung Karno saat membacakan teks proklamasi.
- Seragam pejuang dan pataka (bendera kesatuan)
- Mobil REP 1 dan REP 2 yang pernah digunakan sebagai mobil dinas Presiden dan Wakil Presiden Pertama.

Photobucket

Mesin jahit ini merupakan salah satu barang Ibu Aisah Husen (Anggota Laskar Putri) yang dibawa berkeliling selama pertempuran di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mesin jahit ini digunakan untuk memperbaiki baju para pejuang yang sobek dan juga untuk membuat baju selama perang berlangsung karena saat itu sulit sekali memperoleh baju yang baik, benang yang digunakan dari serat pelepah pisang (debog : bahasa jawa) yang dikeringkan.

Photobucket
Radio Merek Philip Tahun 1950

Photobucket
Minirama

Setelah mengitari seluruh ruangan di Museum Joang ’45, saya dan KHI melanjutkan jelajah perjalanan menuju Masjid Cut Meutia. Letaknya tidak jauh dari Museum Joang ’45 di Jalan Cut Meutia.. Masjid ini dulunya adalah Gedung Administrasi Pemerintahan Belanda. Bangunannya pun masih tampak kokoh dan khas arsitektur Belanda.
Sayangnya saya tidak masuk ke dalam masjid. Biasalahh...namanya wanita lagi ada tamu...hehe..

Photobucket
Masjid Cut Meutia

Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Gedung Imigrasi saat jaman penjajahan Belanda. Letaknya di Jalan Teuku Umar, sekarang akan di bangun Budha Bar yang sedang bermasalah dengan perijinannya. Kami hanya dapat penjelasan di luar gedung karena dilarang masuk,,huhuhu,,,sedih juga yaa

Photobucket
Gedung Imigrasi Pemerintahan Belanda

Selanjutnya kami menuju Museum A.H Nasution. Disana kami dijelaskan kronologi saat terjadi tragedi G 30 S/PKI. Dari pertama masuk kami melihat ruang kerja Bapak A.H. Nasution yang terdapat banyak sekali buku karangan beliau, sekitar 1000 judul buku. Kemudian ke seluruh ruangan dimana beberapa ruangan menggambarkan kejadian saat terjadinya pemberontakan G 30 S/PKI. Saat Ade Irma Suryani dipangkuan ibunya terjadi diruang makan, sedangkan Pak Nasution melarikan diri lewat belakang yang kebetulan bersebelahan dengan rumah kedutaan Iraq.

Photobucket
Ruang Kerja A.H. Nasution

Photobucket
Situasi yang menggambarkan saat pemberontak PKI di ruang makan A.H. Nasution

Kami lanjutkan ke rumah Adolf Heuken atau biasa dipanggil Romo. Beliau adalah seorang berkebangsaan Jerman yang banyak menulis sejarah Indonesia. Kami diberi kesempatan tanya jawab dan minta tanda tangan serta berfoto ria. Benyak sekali buku yang telah ditulis beliau. Sampai saat ini beliau masih menempati rumah tersebut di Jalan Prof. Moch. Yamin 37 dekat Taman Menteng.

Photobucket
Romo Adolf Heuken dan saya serta Irma

Kemudian kami jelajahi Taman Menteng dan berakhir di Taman Suropati. Taman Suropati tempatnya adem dan teduh, disana banyak orang menimba ilmu seni musik secara gratis. Ada yang bawa biola dan gitar untuk saling share ilmunya. Sayang kami tidak bisa berlama-lama meneruskan perjalanan selanjutnya karena ada acara di tempat lain.

Oke,..semoga artikel ini bermanfaat untuk teman-teman mengenal sejarah Indonesia. See you







Puisi Doaku tuk Bumi Pertiwi

0
Tuhan,
atas kuasaMu semua terjadi
senang
sedih
silih berganti

Tuhan,
duka bencana
merundung bumi pertiwi
Wasior
Mentawai
Merapi

Tuhan,
disaat hari kurban ini
sanggupkah mereka merasa
secercah harapan tuk kehidupan
yang lebih baik?


Tuhan,
rangkullah mereka kembali
tuk jalani hidup
pada jalanMu

Bahwa
kesulitan akan usai
sungguh Kau tlah katakan
Bahwa
sesudah kesulitan ada kemudahan

Tuhan,
perbaikilah alam ini
menjadi indah kembali
dalam harmonisasi kehidupan
alam sekitarnya

Amin Yaa Robbal 'Alamin


Udhiyah ( Kurban )

0


Udhiyah adalah penyembelihan hewan ternak dalam ibadah kurban. Tujuannya semata-mata untuk mendekatkan diri/mencari ridha Allah Swt. Waktu berkurban tujuannya semata-mata mendekatkan diri/mencari ridha Allah Swt. Waktu berkurban pada Hari Raya Haji. Hukumnya sebagian ulama berpendapat wajib dan sebagian berpendapat sunat muakad (dianjurkan ).

Yang berpendapat wajib bersandar pada :
- Ayat 2 dari Surat Al Kautsar : “ Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah”
- Hadist Nabi dari Abu Hurairah : telah berkata Rasulullah Saw “ Barang siapa yang mempunyai kemampuan tetapi ia tidak berkurban, maka janganlah ia menghampiri tempat kami.” ( HR. Ahmad dan Ibnu Majah )

Yang berpendapat sunat bersandar kepada dua hadis Nabi :
- Berkata Nabi Saw. “ Saya disuruh menyembelih kurban dan kurban itu sunat bagi kamu. “ (HR. Tirmidzi )
- Diwajibkan kepadaku berkurban dan tidak wajib atas kamu ( HR. Daruquthni )