Recent twitter entries...

My Restless

2

Aku baru sadar ternyata kau menghilang dari akun ku. Namamu sudah tidak ada lagi, Kucoba sekali lagi mencari namamu,ternyata kau benar-benar menghilang. Kenapa kau lakukan ini? Berharap kau datang lagi. Namun tak kunjung tiba. Tetap saja namamu tak kutemukan. Kau menghindar dariku. Kau lari dari ku. Apakah aku mengganggumu? Apakah aku sudah tidak layak jadi temanmu? Apa salahku?

Hariku gersang tanpa melihat profilmu. Hampa tanpa melihat photo profilmu. Gelisah mendera bathinku. Aku tidak bisa merasakan keadaanmu saat ini, seperti biasa kau sematkan status di wall-mu. Aku ingin tahu apakah saat ini kau bahagia? apakah kau sedih? apakah kau resah, seperti yang kurasakan kini karena kehilanganmu?

Aku gelisah. Setiap saat. Rasanya facebook sudah tidak menarik lagi tanpa mu. Selama ini alasan ku ber-facebook ria hanya murni karenamu. Saat kau menghilang, kurasakan sukmaku melayang.

Kau buat aku bimbang. Menimang-nimang. Keputusan yang akan ku buat, apakah aku kan mengikuti jejakmu – meninggalkan facebook ini? Aku sudah tidak bergairah lagi tanpa kau ada di sini. Ku pinta, kembalilah, tetap tinggal di sini, di facebook ini. Menemani aku dan berjumpa dengan teman-teman mu lagi.

Aku rindu statusmu. Aku rindu komen-komen mu. Aku rindu posting-mu. Aku rindu jempolmu.



Confusion

2

Seperti ombak di pantai, bergulung-gulung lalu terhempas.
Begitu pun sekelumit kehidupan ini, lelah mengarungi berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bertahun-tahun. Bahtera ini ada dalam rawatan cinta, seketika tercabik-cabik sesaat lepas tak terkendali menyeruak dalam karang di pantai menjadi buih.

Dia tetap tenang. Hanya mendengar. Sesekali melempar pandang.Menerawang.

Kamu kalap dalam pikiran. Tak terkendali emosi. Meraung dalam pekat malam. Menangis.

Andaikan keduanya sabar. Menanti hingga tiba waktunya. Menghadapi problema kehidupan ini dengan saling berbagi. Berbagi dalam segala suasana. Memahami dan pengertian sangat diperlukan! Ini tentang kehidupan. Bukan hayalan yang di karang. Hidup bersama dengan seseorang yang sudah sangat dikenal. Sudah sering mengatakan : "merasa sangat memahami."Bukan. Bukan masalah mudah tidaknya menjalani semua ini. Proses itu pasti terjadi. Pasti kau alami. Seperti sekarang, ini terjadi.

Sayang. Terlambat untuk diselamatkan. Semuanya terlanjur pecah menjadi buih. Bahkan mereka pun tak sanggup meraih buih itu. Terombang-ambing tanpa arah.

Kini hanya diam menyapa. Kalut dalam pikiran mereka. Berjuta tanya menyapa dalam benak. Bimbang, gelisah, tatapan curiga sulit dihindari. Komunikasi pun tak lagi menjadi solusi. Saling menuding hati.

Geram! Merayapi kisah yang tak berakhir. Simpul pun tlah mati. Tak ada yang mampu mengembalikan ke posisi semula. Tertusuk jiwa. Hening menjadi pilihan.



Anak-anak “ Pengamen Jalanan “

0

Terdengar sorak gembira anak-anak jalanan di sudut Kota Jakarta. Mereka terlihat senang pada dunianya. Di pinggir jalan lampu merah bernyanyi dan tertawa dengan teman-temannya, menggubah lagu dengan cara mereka. Berbekal “kecrek” yang sederhana, botol yang diisi beras dan gitar bahkan hanya dengan tepukan kedua tangan, melafalkan syair demi syair, bait demi bait lagu. Sesekali diselingi tawa yang begitu keras. Tak tampak duka di wajah mereka.

Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun. Mereka masih terus menekuni profesi itu. Ya, pengamen jalanan, profesi yang sering diremehkan dan tidak di anggap oleh sebagian orang. Hanya menyanyikan lagu seadanya dengan irama sesukanya – terkadang di iringi gelak tawa. Menyajikan kepedihan belaka bagi yang melihatnya.

Anak-anak dipekerjakan dengan dalih ekonomi sulit. Masa depan mereka dipertaruhkan demi menyambung hidup hari ini. Pagi, siang, sore hingga larut malam, kehidupan mereka berkutat di seputar lampu merah. Wahai anak Indonesia, kemana kau akan melangkah?

Masalah kemiskinan masih saja menjadi pokok permasalahan negeri ini. Berkesinambungan. Pemerintah dengan programnya menyeruakkan akan menekan angka kemiskinan, namun masih sebatas bantuan. Sementara bangsa ini terus saja di timpa masalah yang membuat semakin banyak masyarakatnya jatuh miskin.

Anak-anak pengamen jalanan itu “sepertinya” tidak merasa khawatir akan kehidupan. Mereka menjalani layaknya kehidupan. Lelah hari ini terbayar dengan recehan yang di peroleh. Saya mengamati beberapa dari mereka. Mulai dari anak kecil seusia anak sekolah dasar sampai sekolah menengah. Ada yang berbeda dari setiap individu pengamen jalanan. Sebagian mereka mengamen untuk membantu orang tua secara finansial, namun ada juga yang hanya untuk kesenangan mereka. Adapula pengamen yang setengah menjalani profesinya. Mereka mengamen sebelum atau seusai sekolah, dan tujuan mengamen untuk membiayai sekolahnya.

Beberapa dari mereka tampak liar. Pergaulan bebas tanpa pengawasan menjadikan mereka matang sebelum usianya. Tidak sewajarnya anak usia sekolah dasar memakai gincu dan bedak tebal, atau itu sebagian tuntuan profesi? Adapula tingkah laku yang tidak baik dengan gertakan terlebih dahulu baru kemudian menyanyi. Lalu lintas yang ramai di tambah dengan aksi pengamen jalanan, sering kali tersendat. Timbul sindiran dan makian ditujukan pada pengamen. Kehidupan jalanan yang keras membuat mereka kebal terhadap sindiran dan makian tersebut.

Namun di balik kerasnya kehidupan mereka, rasa persaudaraan mereka sangatlah kental. Mereka merasakan senasib sepenanggungan. Sama-sama toleransi akan daerah “kekuasaan” masing-masing. Saling bantu-membantu.

Entah sampai kapan pemandangan di hampir setiap lampu merah Kota Jakarta dihiasi pengamen jalanan. Inilah kehidupan nyata Kota Jakarta. Akankah pemerintah setempat memperhatikan nasib mereka? Memberikan secercah kehidupan yang lebih baik..?



New Moon

0

These violent delight have violent ends
And in their triumph die, like fire and power,
Which, as they kiss, consume.

Romeo and Juliet, Act II, Scene VI

New Moon, merupakan kelanjutan dari serial novel Twilight karya Stephenie Meyer.

Setelah Bella Swan dan Edward Cullen menjadi sepasang kekasih di serial Twilight, hari-hari Bella diliputi mimpi-mimpi yang merupakan petunjuk peristiwa yang akan terjadi.

Di awal cerita Bella bermimpi melihat Gran
( nenek Bella ) hadir d iantara dia dan Edward. Bella tampak keriput seperti neneknya, kemudian Edward berdiri disampingnya dan mecium pipinya yang keriput. “Selamat Ulang Tahun” bisiknya.

Pada pesta ulang tahun Bella yang ke-18, dirayakan di kediaman Keluarga Cullens. Namun saat Bella membuka kado tiba-tiba kertas kado itu mengiris jari Bella , setitik darah muncul dari luka kecil itu. Sesudahnya segalanya terjadi begitu cepat. “Tidak” raung Edward. Ternyata Jesper ( saudara Edward, vampir yang terakhir bergabung di Keluarga Cullens ) tidak kuat melawan bau darah yang keluar dari jari Bella.

Kenyataan bahwa keluarga Edward adalah vampir, yang meski telah berusaha tidak meminum darah manusia dan menggantinya dengan darah binatang, tidak menghilangkan sifat dasar yang selalu haus darah manusia. Dan Bella berada di sana, manusia dengan darah segar dari pembuluh yang terus berdenyut dan berbau menggoda, seolah siap dirobek oleh gigi-gigi mereka yang tajam.

Sejak peristiwa itu Edward berubah sikap. Dia begitu muram dan Bella merasakan firasat ketakutan. Ketika Edward mengajak jalan-jalan ke hutan di sekitar rumah Bella, dan ternyata sejak peristiwa ulang tahun Bella, Keluarga Cullen smemutuskan untuk pindah dari Forks. Dengan sangat berat hati Edward berpisah dengan Bella. Itu semua demi kebaikannya. “Selamat tinggal, Bella,” kata Edward, suaranya tetap tenang dan damai.

Sejak kepergian Edward, kehidupan Bella kosong dan hampa, bagai mayat hidup. Sampai-sampai Charlie ( bapak Bella ) tidak sanggup lagi menghadapinya.

6 bulan Bella terpuruk dan tenggelam dalam dunianya, ia menjalani aktivitas rutinnya seperti biasa, namun sesuatu telah berubah memperngaruhi lingkungannya. Ia tidak berinteraksi dengan
lingkungannya.

Sampai akhirnya Charlie memberikan ultimatum agar Bella tidak perlu sekeras itu menampung kesedihan dan bertingkah seperti tidak terjadi apa-apa, Bella pun memutuskan untuk mulai bangkit dan bergaul kembali dengan teman-teman dari sekolahnya, meskipun dia tahu akan sangat sulit untuk memulai semua itu setelah aksi diam dan menarik diri yang telah dilakukannya selama berbulan-bulan.

Bella mengajak Jessica menonton film “Zombie” di Port Angeles. Sesaat setelah menonton Bella diingatkan pada kejadian lalu, dimana ada empat cowok di depan bar mengingatkan empat cowok yang akan mencelakainya. Timbul ide gila di kepalanya. Ia menghampiri empat cowok itu, namun tiba-tiba Bella merasakan delusi di kepalanya, delusi yang manis dan amat dirindukannya. Bella seakan-akan mendengar sosok Edward berbicara padanya jelas seperti Edward yang selalu mengingatkannya bila ia bertingkah ceroboh dan membahayakan dirinya. Kemudian ia mendapat ide fantastis untuk memunculkan delusi itu kembali.

Saat jalan-jalan tak tentu arah, Bella menemukan 2 sepeda motor dijual, dia membelinya dan berniat memperbaikinya. Ia teringat Jacob Black, teman kecilnya yang pandai memperbaiki automotif. Pada saat menemuinya, ada perasaan aman dan nyaman dihatinya.

Hari-hari bersama Jacob dilaluinya dengan tawa dan kehangatan, sampai akhirnya Jacob menjauhinya tanpa alasan. Namun Bella pantang menyerah, sampai akhirnya dia bertemu Jacob kembali. Ada yang aneh dalam diri Jacob, sesuatu telah berubah.

Saat ditinggal Jacob, bela mengalami déjà vu, ia pergi ke padang rumput di hutan. Ia bertemu vampir Laurent yang menceritakan bahwa Victoria sedang memburunya dan ternyata Laurent pun berniat menghabisi dia, namun tanpa diduga muncul sekawanan serigala yang menyelamatkannya..

Kejanggalan Jacob pun terjawab, dan Bella mengetahui bahwa Jacob adalah werewolf, manusia serigala. Tapi hal tersebut tidak mempengaruhi pertemanan mereka. Bella menyadari bahwa sekawanan serigala yang menolongnya adalah Jacob dan teman-temannya.

Namun pertemanan mereka sempat terusik dengan kedatangan vampir Victoria yang memburu Bella. Ia membunuh di sekitar kota Forks, dan Bella sempat salah paham kalau pembunuhan tersebut dilakukan oleh Jacob dan teman-temannya. Namun semuanya dapat teratasi.

Saat Bella dan Jacob berencana terjun dari tebing di pantai, Bella merasa sendiri menunggu Jacob tak kunjung tiba. Timbul ide nya untuk terjun sendirian, dan berharap delusi itu muncul lagi. Ia terjun dari tebing yang paling tinggi, saat sampai di laut dia terseret arus dan tidak dapat menguasai dirinya, delusi itu pun menghadirkan Edward di sana. Akhirnya Bella tertolong setelah Jacob berhasil menyelamatkannya.

Jacob membawa pergi Bella menjauh dari pantai, dan sesaat melewati rumah Bella, ia mendapati Mercedes S55 AMG milik Carlisle ( ayah Edward ) terparkir di halaman rumahnya. Kontan Bella menghentikan Jacob dan memintanya kembali. Jacob pun memilih pergi karena baginya vampir adalah musuh utamanya. Bella mendapati Alice
( adik perempuan Edward ) dirumahnya. Akhirnya Alice bercerita panjang lebar tentang Keluarga Cullens pasca kepindahan mereka.

Suasana menjadi tegang ketika Jacob datang dan menerima telepon yang ternyata telepon dari Edward. Kemudian Alice datang, dia mengatakan sesuatu akan terjadi. Ponselnya berbunyi, ternyata Rosalie ( saudara Alice ) menelepon dan mengatakan kalau Edward menelepon dan Rosalie memberitahukan Edward kalau Bella sudah tidak ada karena kecelakaan di tebing pantai.

Edward yang mendengar berita itu pun terasa hampa hidupnya. Ia pergi ke Italia mengunjungi keluarga Volturi di Volterra dan menginginkan kematian dirinya. Bella dan Alice pun berusaha menggagalkan rencana Edward yang akan berada di menara jam di alun-alun tepat saat matahari berada diatasnya, dia mencoba bunuh diri.

Akhirnya adegan melodramatis itu pun berlangsung dan Edward selamat. Namun tidak begitu saja mereka dapat pergi meninggalkan Volterra. Vonis sudah menanti. Selama ini kota Volterra aman walaupun banyak vampir hidup di sana, dengan kejadian yang hampir saja membuat kedok vampir di kota itu terbongkar gara-gara Edward, keluarga Volturi memberikan vonis.

Edward, Bella dan Alice boleh meninggalkan kota Volterra, asalkan dengan satu syarat “Bella harus menjadi seperti mereka’, mengingat Bella sudah mengetahui eksistensi vampir di kota itu. Dan akhirnya syarat itu pun dikabulkan, namun tidak untuk waktu itu Bella menjadi vampir.Mereka percaya setelah Alice memberitahukan kejadian di masa depan.

Singkat cerita Keluarga Cullens kembali ke Kota Forks. Mereka diterima baik oleh masyarakat kecuali oleh Werewolf. Bella dan Edward pun kembali ke bangku sekolahnya, dan melakukan aktivitas seperti biasa. Bella merajuk Edward untuk segera mengubahnya menjadi vampir, namun Edward ingin menikah dengan Bella dulu, waktu yang diberikan Edward setelah kelulusan.

Akhirnya Bella kembali kepada Edward dan Jacob menemui mereka untuk membuat kesepakatan.Kesepakatan antara Edward dan Jacob. ”Kesepakatan itu sangat spesifik. Kalau salah seorang di antara mereka menggigit manusia, gencatan senjata berakhir. Menggigit , bukan membunuh.” Jacob menekankan.

Akankah kesepakatan yang mereka buat di langgar oleh salah satunya?

Selanjutnya bisa di simak dalam serial Eclipse yang akan datang.

Sementara film New Moon akan di rilis tanggal 20 November 2009 di Amerika Serikat, yang berarti tanggal 21 November 2009 untuk Indonesia. Whoa,.. I can hardly wait for the film!



W E T O N

2

Ketika perbedaan sudah tidak dipermasalahkan. Ketika kekurangan sudah bisa di terima. Bentuk kasih sayang yang seutuhnya, dipertaruhkan selama masa kurun waktu percintaan. Terjalin begitu kuat di dadanya, untaian benang cinta yang membelit di hatinya. Sudah tidak dirasakannya perih yang pernah diderita. Tak di gubris lubang hati yang menganga semenjak cinta itu kembali padanya.Terasa indah hari-hari yang dilewatinya.

Percintaan jarak jauh yang sangat ia dambakan akan berakhir di pelaminan. Di laluinya hari demi hari dengan senyum mengembang dibibirnya. Seakan hari indah itu di pelupuk mata.

Sebelas tahun dalam perbedaan, penantian, kesetiaan. Drama melankolis telah diperankan. Kisah tragis pun mewarnai perjalanan cintanya. Sungguh kesetiaan yang patut di puji. Tidak ada nama lain dihatinya, hanya dia seorang.

Pada akhirnya jalinan cinta itu bersemi kembali setelah tragedi memilukan menghalangi mereka. Namun tautan hati tak dipungkiri. Kisah itu terjalin kembali..hingga kini. Kurang dari tiga tahun lamanya, semua berubah. Tak ada lagi pertaruhan yang dipertahankan,...

Sayang sekali. Kisah cinta itu sirna seketika. Kata-kata yang keluar dari sang Arjuna sungguh menusuk pilu hatinya. Mencabik-cabik cinta yang tlah di tenun, koyak kini. Derai air mata membasahi pipi sang Gadis. Tak terima keputusannya. Terucap kata maaf. Semuanya.... sirna.

Weton! Hanya karena kata itu percintaan yang indah, kalah.

“Aku tidak mungkin menikahi kamu..” pernyataan dari sang Arjuna.
“Kenapa?” tanya sang Gadis.
“Weton kita sama, tidak mungkin akan baik untuk kedepannya” sang Arjuna menjawab.
“What?” sang Gadis membeliakkan matanya, menatap sang Arjuna tidak percaya. “Hari gini masih percaya weton?”
“Ini demi kebaikan, .. lagi sang Arjuna menambahkan.
“Tidak masuk akal,..kenapa kamu percaya hal seperti itu..?? itu hanya mitos, jangan percaya!” sang Gadis terus membantah.
“Sudahlah, aku sudah memutuskan ini jauh-jauh hari, memang menyakitkan tapi semua untuk kebaikan” sang Arjuna terus meyakinkan alasannya.

Perdebatan sengit tak terelakkan, meledak-ledak seiring isak tangis. Air mata tak terbendung lagi mengalir deras dipipi sang Gadis. Tak ada kata-kata yang keluar lagi,..meski ingin ia mengucapakannya,..lidahnya kelu.

Sesaat kemudian sang Arjuna berkata “Maafkan aku yang telah menghancurkan asa mu, masa depanmu”

Sang Gadis hanya terdiam. Menatap kosong ke depan. Harapan yang bermain indah dalam benaknya, mengisi hari-harinya, kini sirna. Matanya terpejam.

Perlahan-lahan matanya terbuka, hanya putih yang tampak. Sadar ia mendapati dirinya berada di sebuah ruangan yang sangat ia kenal. Ya, itu kamar sang Gadis. Menerawang kembali ia pada peristiwa yang baru terjadi. Tak terasa pipinya tlah basah,..tak kuasa membendung air mata yang kembali mengalir. Hanya terdengar suara berbisik dari sang Gadis. “Selamat berpisah sayang, semoga kamu menemukan hati yang kau cari yang kelak kan membahagiakan mu selamanya”

Masih terus bergumul dalam pikiran sang Gadis, sungguh cinta yang konyol, berakhir hanya karena perbedaan pandangan yang sepele. Hatinya terus merasakan luka yang semakin lebar, membentuk lubang besar kembali seperti yang pernah dirasa.

Tidak percaya kenyataan yang terjadi, membuatnya masih merenung, kembali, masa indah itu. Ahh... kau ternyata tidak mampu mendobrak ke-kuno-an itu. Kau tak berjuang meraih cintamu. Kau sungguh rapuh mengikuti adat itu. Tak terpikirkah olehmu akan kuasa Tuhan?

Tidak ada yang tidak mungkin bagi-Nya. Mengapa kau pilih jalan itu? Seharusnya kau berjuang mematahkan teori itu, bukan memihaknya.

Sang Gadis pun lelah dalam pertikaian batinnya.




Twilight

0

Rasanya baru kemarin serial Twilight di putar di bioskop-bioskop. Film yang diadaptasi dari novel Twilight karya Stepheni Meyer masih memiliki euforia di kalangan remaja Indonesia. Bahkan bukan hanya remaja, kalangan wanita dewasa dan ibu rumah tangga pun banyak yang menggemari. Novel tersebut menceritakan percintaan yang tidak lumrah yaitu antara seorang manusia dengan vampire, ya vampire!

Membayangkannya mungkin menyeramkan, namun novel ini dikemas dengan alur cerita yang sangat menggelitik, tidak se-seram yang dibayangkan. Bahkan penuh dengan kata cinta.

Dikisahkan Bella Swan seorang gadis SMA berusia 17 tahun merupakan siswa pindahan dari kota Phoenix menuju kota kecil bernama Forks berdiri di bawah langit yang nyaris selalu tertutup awan. Kota di Amerika Serikat yang mempunyai curah hujan tinggi. Di kota inilah dia akhirnya menemukan belahan jiwanya - soulmate , ya, vampir bernama Edward Cullen.

Ada beberapa kutipan dalam novel ini yang menggelitik dan ingin saya sharing.

Peristiwa, ketika Bella hampir tertabrak van milik Tyler, ( hal. 71 – versi Indonesia ).
Ia beralih ke petugas paramedis di dekatnya untuk menanyakan keadaanku. Aku berusaha tidak mendengarkan karena kepalaku sudah penuh dengan berbagai pertanyaan. Ketika mereka mengangkatku menjauh dari mobil, aku melihat lekukan dalam di bemper mobil cokelat itu – lekukan sangat dalam yang sesuai dengan kontur bahu Edward..seolah-olah ia telah menahan mobil itu dengan tenaga yang bisa merusak bingkai baja itu...
Saat adegan ini di film – nya, sungguh penuh debaran,..kejadiannya begitu cepat da sulit untuk di nalar.

Kutipan yang menggambarkan perumpamaan Edward Cullen, hal. 275 versi Indonesia.
Melihat Edward di bawah sinar matahari sungguh membuatku terpesona. Aku takkan pernah terbiasa dengannya, meskipun aku telah memandanginya seharian ini. Kulitnya, putih meski agak memerah sepulang berburu kemarin, tampak kemilau, seolah-olah ribuan berlian mingil tertanam di bawah permukaan kulitnya. Ia berbaring tak bergerak di rerumputan, kausnya tersingkap dan memamerkan dad bidangnya yang bercahaya, lengannya yang telanjang juga berkilauan. Kelopak matanya yang keunguna dan berbinar terpejam, meski tentu saja ia tidak tertidur. Patung yang sempurna, terukir dari bebatuan entah apa namanya, halus bagai pualam, berkilauan bagai kristal.
Sudah dipastikan siapa saja yang memandangnya akan merasa takjub dengan keindahan mahluk ini,..oh Edward,..

Suasana di padang rumput di tengah hutan, hal. 282 versi Indonesia.
“Kehangatan ini luar biasa menyenangkan,” Ia mendesah.
Sesaat berlalu saat ia ia mengumpilkan pikirannya.
“Kau tahu bagaimana orang-orang menikmati rasa yang berbeda-beda?” ia memulai. “Beberapa orang menyukai es krim cokelat, yang lain memilih stroberi?’Aku mengangguk.
“Maaf aku menggunakan makanan sebagai perumpamaan—aku tak tahu cara lain untuk menjelaskannya.”
Aku tersenyum. Ia balas tersenyum menyesal.
Romantis sekali!

Kemampuan Edward yang mengagumkan, hal. 296 versi Indonesia.
Ia menerobos kegelapan hutan yang lebat bagai peluru, bagai hantu. Tak ada suara, tak ada bukti ia memijakkan kakinya di tanah. Irama napasnya tak pernah berubah, tidak menunjukkan bahwa ia mengerahkan segenap tenaga. Tapi pepohonan di sekitar kami berkelebat sangat cepat, selalu luput menyentuh kami.
Wow! Sungguh menakjubkan. Dalam film adegan ini menjadi favorit saya, Bella di gendong Edward menuruni hutan cemara, dengan kecepatan luar biasa.

Kutipan favorit saya, hal. 332 versi Indonesia.
“Aku mencintaimu” bisikku.
“Kau hidupku sekarang,” jawabnya sederhana.

@Prom, hal. 518 versi Indonesia.
Kusentuh wajahnya. “Dengar,” kataku. “Aku mencintaimu lebih dari semua yang ada di dunia ini bila digabungkan. “Tidakah itu cukup?’
“Ya, itu cukup.” Jawabnya, tersenyum. “Cukup untuk selamanya.”
Saat Bella meyakinkan cintanya hanya untuk Edward seorang, hmmm...bikin jealous aja! Adegan ini menjadi favorit bagi teman saya , Lily! Penggemar Edward Cullen tingkat tinggi.

Well, paling tidak saya sudah memberikan gambaran isi dari novel Twilight ini, walaupun tidak secara keseluruhan. Kutipan-kutipan tersebut merupakan hal-hal yang sulit untuk ditinggalkan dalam lamunan kaum remaja. Selamat menikmati novel yang keren ini. Dan nantikan kelanjutan serial berikutnya : NEW MOON.



Chocolate Milk

0

Thinking of it makes me drool dripping. Especially the cold. Thirst in the heat of the day was delicious washed down chocolate milk. Hmmm, it is cozy. Fresh. Drinking chocolate milk will not addictive, but for some delicious chocolate milk may cause the desire to consume again.
( Note: If you want cold milk, do not add ice cubes to the milk chocolate because it will reduce the flavor of chocolate. Having lost steam milk, chocolate milk is put into the refrigerator and serve when cool ).

Chocolate milk either hot or cold always invite my tastes. But I prefer the room temperature conditions or the cold, because my way of drinking that can not be for long it took every drop. I do agree with the advertising jingle that sang "I like the milk until the last drop",Ah .. that way I drink it, until the last drop, .. if I was still less for one glass, immediately handed a glass and say "give me one more glass" .... ha ha ha too much perhaps?? I do not think for a chocolate milk lovers.

One glass of cold chocolate milk it was still lacking. Two glasses enough. Ops! That goes for my self. Too much will make bloated body, not good for the stomach. Some people are not always friendly with the milk. Because it can cause flatulence or diarrhea that can interfere with your activities.

Seperti yang sudah banyak kita ketahui bahwa susu mengandung banyak manfaat bagi tubuh manusia. Susu bermutu baik hampir memiliki semua zat gizi yang kita perlukan.

Namun sumber : Gizi.net mengatakan :

Sekitar 70 persen penduduk bumi mempunyai bakat tidak toleran terhadap laktose. Artinya: orang-orang ini menjadi sakit setelah menikmati susu, es krim dan produk-produk susu lain.

Gejala-gejalanya antara lain: perut kembung, kentut, kejang perut, dan diare, yang dapat mengganggu kegiatan Anda. Selain membuat Anda merasa lebih tua, gejala-gejala tersebut sering memburuk sewaktu Anda betul-betul memasuki usia lanjut.

Sekitar usia delapan tahun, kebanyakan kita mulai tidak memproduksi enzim yang disebut laktase, yakni enzim yang membantu kita mencerna laktose, gula yang menyebabkan susu terasa manis. Tanpa laktase, sebagian besar laktose masuk ke dalam sistem pencernaan tanpa dicerna, yang mungkin berakibat kolon atau usus Anda kejang-kejang dan memproduksi gas.

"Pada usia 20 tahun, mereka yang tidak tahan terhadap laktose kehilangan sebagian besar kemampuan mereka untuk mencerna susu, " kata Jorge Herrera, M.D., profesor di University of Suoth Alabama College of Medicine in Mobile.

Intoleransi terhadap laktose bervariasi pada tiap orang yang berbeda. Ada orang yang mungkin hanya merasa sedikit tidak nyaman setelah kebanyakan minum susu, sementara ada orang yang mendapatkan masalah besar hanya akibat seteguk atau dua teguk susu.

Maka memeriksa tingkat toleransi Anda, lalu berusaha agar itu tidak Anda lewati, merupakan cara paling baik untuk menghindar dari masalah. Sementara orang, telah membuat banyak produk yang bebas laktose --Anda dapat menemukan jenis makanan ini di toko swalayan di bagian produk susu.

Berikut ini cara yang dapat Anda tempuh agar masih dapat menikmati produk susu asli seperti yang disarankan para editor majalah Men’s Health dalam Age Erasers For Men.

Jadilah penggemar cokelat. Ada peneliti yang menyimpulkan bahwa cokelat (cocoa) memperlambat pengosongan lambung, yang karena itu mengurangi laju perjalanan laktose untuk mencapai usus, kata Dennis A. Savaiano, Ph.D, dosen ilmu makanan dan gizi dan pembantu dekan di University of Minnesota College of Human Ecology di St Paul. Maka dengan meminum susu cokleat atau es krim cokelat. Anda mungkin bisa mengurangi, atau bahkan menghindari , gejala intoleransi ini. Akan tetapi jika Anda membuat susu cokelat sendiri, gunakan susu rendah lemak dan cokelat tepung atau sirup cokelat yang sama-sama rendah lemak.

(Because you don’t want to have a lush body like Obelix, do you ..??)

Kini, riset baru menunjukkan, coklat dapat membangkitkan semangat anak, melindungi perkembangan sel-sel dan khasiat lainnya. Berikut khasiat coklat untuk anak menurut para ahli : untuk mencegah anak cedera saat lomba atletik, tinggalkan minuman sport.

Lebih baik berikan susu coklat. Selain memberikan kalsium 25% angka kecukupan gizi untuk anak, 1 gelas susu dapat menurunkan resiko cedera selama aktivitas, begitu menurut sebuah studi dalam International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism. Glukosa dan protein di dalam minuman susu coklat memberi bahan bakar pada otot untuk meningkatkan stamina dan kinerja selama latihan. Rasio karbohidrat protein yang mudah dicerna membuat khasiat mulai terasa hanya dalam hitungan menit.

Well,,, now you already know tips, right ..?? So do not be afraid of fat from drinking milk.

Can you imagine the pleasure when drinking chocolate milk? Describe what ...??

I do not know why, I have always loved it. Hmmm,,, delicious!
Because it is chocolate milk!
The almighty chocolate milk!
It taste so good that it make you forget anything!